Apa Itu Soft Selling?
Teknik soft selling adalah teknik pemasaran yang fokus pada membangun hubungan dengan audiens secara natural sebelum akhirnya mereka tertarik untuk membeli. Berbeda dengan hard selling yang cenderung langsung mendorong audiens untuk beli saat itu juga, teknik soft selling lebih santai, persuasif, dan efektif untuk jangka panjang.
Di Bigo Live, teknik soft selling bisa dilakukan dengan berbagai cara, mulai dari storytelling, membangun personal branding, hingga interaksi yang lebih dekat dengan audiens. Dengan pendekatan ini, orang nggak akan merasa tertekan dan malah lebih tertarik untuk mendukung kamu, misalnya dengan mengirimkan gift atau membeli produk yang kamu rekomendasikan.
6 Teknik Soft Selling di Bigo Live
1. Bangun Personal Branding yang Kuat

Di dunia live streaming, personal branding adalah segalanya. Audiens lebih cenderung mendukung seseorang yang mereka kenal dan percaya. Jadi, pastikan kamu punya identitas yang kuat dan konsisten.
Mulai dari pemilihan nama akun, gaya berbicara, hingga tema konten, semuanya harus menggambarkan siapa kamu. Misalnya, kalau kamu sering membahas fashion, pastikan konten dan interaksimu selalu relevan dengan dunia fashion. Dengan begitu, audiens akan lebih mudah mengingat kamu.
2. Gunakan Storytelling yang Menarik
Siapa sih yang nggak suka dengar cerita? Storytelling adalah cara yang ampuh buat menarik perhatian audiens tanpa terkesan jualan. Daripada bilang, “Ayo beli produk ini sekarang!”, coba ceritakan pengalamanmu menggunakan produk tersebut.
Misalnya, kamu sedang mempromosikan skincare. Daripada langsung bilang “Produk ini bagus!”, coba ceritakan pengalaman pribadimu, seperti “Dulu aku susah banget nyari skincare yang cocok, sampai akhirnya ketemu ini dan kulitku jadi lebih sehat!” Dengan cara ini, teknik soft selling akan lebih efektif karena audiens bisa lebih relate dan tertarik untuk mencoba.
3. Berinteraksi Secara Natural dengan Audiens

Live streaming yang sukses bukan hanya tentang tampil di layar, tapi juga tentang bagaimana kamu berkomunikasi dengan audiens. Teknik soft selling yang baik harus melibatkan interaksi yang hangat dan natural agar bisa membangun hubungan lebih dekat dengan mereka.
Gunakan fitur komentar untuk menjawab pertanyaan, ajak mereka diskusi, atau bahkan buat challenge seru. Semakin kamu dekat dengan audiens, semakin besar peluang mereka untuk mendukungmu, entah itu lewat gift atau pembelian produk.
4. Tampilkan Produk Secara Tidak Langsung
Kalau kamu sering nonton live streaming, pasti pernah melihat host yang tiba-tiba memamerkan produk dan langsung meminta audiens untuk beli. Cara ini sering kali terasa terlalu agresif.
Sebagai gantinya, coba tampilkan produk secara natural. Misalnya, jika kamu menjual aksesori, gunakan saat siaran dan biarkan audiens yang bertanya lebih dulu. Begitu mereka penasaran, barulah kamu jelaskan manfaat dan cara mendapatkannya. Teknik soft selling seperti ini lebih halus dan tidak memaksa.
5. Manfaatkan Testimoni dan Social Proof

Audiens lebih percaya pada pengalaman orang lain dibanding klaim penjual. Itu sebabnya, testimoni dan social proof sangat penting dalam teknik soft selling.
Kalau ada pelanggan yang puas dengan produkmu, jangan ragu untuk membagikannya di live streaming. Bisa dalam bentuk screenshot, video pendek, atau bahkan undang mereka untuk berbagi pengalaman secara langsung. Semakin banyak testimoni positif, semakin besar kepercayaan audiens terhadap teknik soft selling yang kamu gunakan.
6. Gunakan Call to Action yang Halus
Call to action (CTA) tetap penting dalam teknik soft selling, tapi harus dilakukan dengan cara yang lebih halus. Daripada bilang “Beli sekarang!”, coba gunakan pendekatan yang lebih friendly, seperti:
- “Kalau kamu penasaran, bisa cek di link ini ya!”
- “Banyak yang tanya produknya beli di mana, aku taruh infonya di deskripsi.”
- “Yang mau top up diamond Bigo instant, bisa langsung ke top up diamond bigo instant biar makin gampang kasih gift!”

Dengan cara ini, audiens merasa lebih nyaman dan nggak terpaksa.
Optimasi Local SEO untuk Live Streaming Bigo
Jika kamu ingin menjangkau audiens lebih luas, terutama di daerah tertentu, optimasi Local SEO bisa membantu meningkatkan visibilitas live streamingmu. Berikut beberapa strategi yang bisa kamu terapkan:
1. Gunakan Kata Kunci Lokal di Deskripsi dan Judul
Misalnya, jika kamu berada di Jakarta dan menjual produk fashion, gunakan kata kunci seperti:
- “Live Streaming Fashion di Jakarta”
- “Rekomendasi Outfit Kekinian Jakarta”
- “Jual Aksesori Fashion di Jakarta – Live di Bigo”
Dengan begitu, audiens lokal yang mencari konten terkait bisa lebih mudah menemukan live streaming-mu.
2. Tambahkan Lokasi di Bio dan Deskripsi Live
Di profil Bigo Live, pastikan kamu mencantumkan lokasi bisnis atau daerah operasionalmu. Ini membantu orang yang mencari streamer atau produk di lokasi tertentu lebih mudah menemukan kamu.
Contoh:
“Host Bigo Live – Spesialis review skincare di Bandung. DM untuk konsultasi!”
3. Manfaatkan Hashtag Lokal
Gunakan hashtag yang mengandung lokasi agar kontenmu lebih mudah ditemukan oleh pengguna lokal. Misalnya:
- #LiveJakarta
- #BigoLiveIndonesia
- #FashionBandung
4. Kolaborasi dengan Influencer atau Streamer Lokal
Bekerja sama dengan streamer atau influencer di daerah tertentu bisa membantu meningkatkan jangkauanmu. Misalnya, kamu bisa melakukan sesi live bareng atau saling mempromosikan di media sosial.
5. Promosikan Live Streaming di Google My Business
Jika kamu memiliki bisnis fisik atau toko online, gunakan Google My Business untuk mengarahkan orang ke live streamingmu. Posting info tentang jadwal live dan topik yang akan dibahas bisa membantu meningkatkan jumlah penonton dari area lokal.
FAQ: Pertanyaan Seputar Teknik Soft Selling di Bigo Live
1. Berapa lama sampai teknik soft selling mulai memberikan hasil?
Tergantung seberapa konsisten kamu dalam menerapkannya. Biasanya, dalam beberapa minggu audiens akan mulai lebih engaged dan responsif.
2. Apakah teknik soft selling bisa dipakai untuk semua jenis produk?
Bisa! Teknik ini cocok untuk produk fisik, digital, hingga jasa. Yang penting, cara penyampaiannya harus sesuai dengan karakter audiensmu.
3. Apakah harus selalu live setiap hari untuk sukses di Bigo?
Tidak harus setiap hari, tapi konsistensi tetap penting. Coba buat jadwal rutin agar audiens tahu kapan mereka bisa menonton siaranmu.
4. Bagaimana kalau masih pemula di Bigo Live?
Mulailah dengan membangun audiens dulu. Fokus pada interaksi, buat konten yang menarik, dan pelan-pelan terapkan teknik soft selling.
Kesimpulan
Teknik soft selling adalah cara yang lebih efektif dan nyaman untuk meningkatkan pendapatan di Bigo Live. Dengan membangun personal branding, menggunakan storytelling, berinteraksi dengan audiens, dan menampilkan produk secara natural, kamu bisa menarik lebih banyak perhatian tanpa terkesan memaksa.
Jangan lupa manfaatkan testimoni, optimasi Local SEO, dan gunakan CTA yang halus agar audiens merasa lebih tertarik. Kalau kamu ingin mulai menghasilkan lebih banyak dari Bigo Live, coba terapkan teknik-teknik soft selling di atas dan lihat sendiri hasilnya!

