Streaming Seru Tapi Bikin Malu? Gue Pernah…
Gue inget banget live streaming pertama gue di kamar kosan Jakarta Barat—niatnya sih pengen seru-seruan main game sambil ngobrol. Tapi hasilnya? Kacau. Koneksi putus-nyambung, suara nggak jelas, dan penonton malah ngira gue nge-prank. Dari situ, gue sadar banyak banget hal kecil yang sering disepelein padahal penting banget buat kelancaran siaran.
Nah, buat lo yang lagi cari tips live streaming di Jakarta atau kota lainnya, artikel ini bisa banget jadi panduan. Gue bakal share 10 kesalahan umum yang sering kejadian pas live, plus cara menghindarinya. Semua ini dari pengalaman pribadi gue sendiri.
1. Nggak Cek Koneksi Internet Sebelum Live
Internet Lemot = Viewer Kabur
Waktu gue pertama kali live streaming di Jakarta, gue pakai WiFi kosan. Ternyata koneksinya nggak stabil. Viewers langsung kabur satu-satu karena buffering mulu. Ini termasuk kesalahan umum yang sering banget kejadian. Sejak saat itu, gue selalu:
- Tes kecepatan internet dulu
- Gunakan kabel LAN (lebih stabil)
- Siapkan hotspot cadangan (buat jaga-jaga)
2. Suara Mic Nggak Jelas = Penonton Nggak Betah
Jangan Remehin Kualitas Audio
Gue dulu pakai mic bawaan laptop. Suaranya kayak dari dalam drum. Penonton langsung skip. Masalah audio ini jadi salah satu kesalahan umum yang sering banget dilupakan sama pemula. Solusinya:
- Gunakan mic eksternal
- Aktifkan fitur noise cancellation
- Selalu tes suara dulu
3. Lupa Tes Sebelum Siaran = Bikin Panik Sendiri
Cek Semua, Jangan Cuma Modal Nekat
Ini adalah kesalahan umum yang dulu sering gue lakuin. Udah ngomong panjang lebar, ternyata belum live. Makanya sekarang gue selalu cek:
- Apakah tombol “Go Live” udah diklik?
- Audio dan video nyala?
- Layar share sesuai?
Checklist kecil ini bisa nyelametin lo dari malu besar.
4. Pencahayaan Buruk Bikin Wajah Kayak Hantu
Lighting Itu Kunci, Bro
Awalnya gue pikir lighting itu urusan belakangan. Ternyata viewers lebih betah nonton streamer yang kelihatan jelas mukanya. Apalagi kalau lo live malam-malam dari kamar kos Jakarta yang pencahayaannya pas-pasan. Dan ya, ini kesalahan umum juga yang gue pelajari lewat trial and error. Tips dari gue:
- Gunakan ring light murah
- Arahkan cahaya ke wajah, bukan dari belakang
- Hindari cahaya kuning berlebihan
5. Terlalu Banyak Overlay = Tampilan Berantakan

Bikin Simple, Biar Viewer Fokus
Overlay itu perlu, tapi jangan lebay. Gue sempat masang animasi, notifikasi, chat box, stiker… hasilnya layar penuh kaya dashboard MRT. Ini juga masuk ke dalam kesalahan umum yang sering bikin viewer jadi nggak fokus. Solusinya:
- Pilih layout minimalis
- Fokuskan perhatian ke wajah dan gameplay
- Sesuaikan warna biar enak dilihat
6. Nggak Interaksi Sama Viewer? Rugi Banget
Live Streaming = Bukan Monolog
Dulu gue pikir cukup main game dan ngomong sendiri. Tapi ternyata, viewers pengen diajak ngobrol juga. Apalagi buat lo yang live dari komunitas lokal kayak Jakarta Gaming Streamers, interaksi itu wajib. Jangan sampai ngulang kesalahan umum ini karena viewer bakal bosan.
7. Notifikasi Bocor = Privasi Kebuka
Matikan Sebelum Malu
Salah satu kesalahan umum yang kelihatan sepele tapi fatal. Lagi live, muncul notif WA dari nyokap, “Jangan lupa bayar kos.” Langsung rame di chat. Sejak itu:
- Matikan notifikasi dari semua aplikasi
- Aktifkan mode “Do Not Disturb”
- Pakai OBS buat filter tampilan
8. Fokus Banget Main, Lupa Ngomong
Viewer Butuh Hiburan, Bukan Diam-diaman
Kesalahan ini juga pernah gue lakuin. Fokus banget main ranked, sampai lupa ngomong. Viewers ngerasa gue cuek. Padahal mereka datang buat ngobrol juga. Jangan sampe kesalahan umum ini bikin lo kehilangan penonton.
9. Nggak Punya Jadwal Live yang Konsisten
Viewer Butuh Kepastian, Bang
Live streaming tanpa jadwal termasuk kesalahan umum yang bisa bikin lo kehilangan engagement. Saat gue mulai bikin jadwal rutin (contoh: live setiap Selasa & Kamis jam 20.00 WIB), penonton mulai balik lagi. Tipsnya:
- Umumin jadwal di bio dan social media
- Konsisten meskipun seminggu cuma 1-2 kali
- Kalau batal, kasih info ke viewer
10. Nggak Nonton Replay = Nggak Belajar
Evaluasi Itu Kunci Naik Level
Setelah live, dulu gue langsung shut down laptop. Padahal banyak banget pelajaran dari replay. Salah satu kesalahan umum yang bikin perkembangan lo jadi lambat. Sekarang gue:
- Nonton ulang
- Catat kekurangan
- Minta feedback dari viewer
FAQ: Pertanyaan Umum Seputar Live Streaming
Apakah Harus Punya Alat Mahal?
Nggak juga. Lo bisa mulai dari alat sederhana, yang penting fungsional. Bahkan banyak streamer di Jakarta Selatan yang mulai dari HP doang.
Platform Mana yang Cocok untuk Pemula?
YouTube, TikTok, dan Bigo Live cukup ramah untuk pemula. Bigo Live banyak digunakan streamer lokal Jakarta karena komunitasnya solid dan reward-nya menarik.
Bisa Dapet Uang dari Streaming?
Bisa banget. Salah satunya dari diamond atau gift. Kalau lo pengen saling support antar streamer, lo juga bisa top up diamond Bigo instant di platform terpercaya.

Penutup: Streaming Lebih Asik Kalau Nggak Ulangin Kesalahan
Live streaming itu bukan soal keren-kerenan alat, tapi soal konsistensi, komunikasi, dan pengalaman. Semua streamer pasti pernah ngelakuin kesalahan umum di awal, dan itu wajar banget. Yang penting lo mau belajar dan terus berkembang.
Gue udah ngalamin semuanya—dari sinyal ngadat di Jakarta, mic error, sampai viewer kabur gara-gara gue nggak baca chat. Sekarang giliran lo buat grow dan jadi streamer andalan.
Kalau lo punya cerita gagal lucu pas live streaming, share di kolom komentar ya. Siapa tau kita pernah ngalamin hal yang sama!

